Natal FKPPI 2025 Tegaskan Tema Keselamatan dan Komitmen Merawat Keberagaman Bangsa
JAKARTA — Nafiri28.com. Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti Ballroom Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/12) sore. Ratusan keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) berkumpul dalam Perayaan Natal FKPPI 2025, sebuah momentum tahunan yang bukan sekadar seremoni, melainkan juga peneguhan kembali identitas organisasi yang mengakar pada nilai-nilai kedisiplinan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap bangsa.
Acara yang dimulai pukul 17.00 WIB itu mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Tema tersebut menjadi titik refleksi bagi keluarga besar FKPPI untuk melihat kembali pentingnya ketahanan keluarga, solidaritas, dan tanggung jawab moral di tengah dinamika sosial nasional yang terus berubah.
Ibadah Khidmat dan Pesan Keselamatan
Ibadah dipimpin Romo Kolonel Sus. Yoseph MM. Bintaro, Pr., yang dalam khotbahnya menekankan bahwa keselamatan bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga ajakan untuk menghadirkan perubahan di tengah keluarga dan masyarakat.
“Keluarga adalah tempat pertama di mana nilai cinta kasih dan keadilan diajarkan. Ketika keluarga kuat, bangsa akan kuat,” pesan Romo Yoseph.
Persembahan gerak dan tari dari anak-anak Rumah Singgah HOME menjadi salah satu momen paling mengharukan. Kehadiran mereka tidak hanya memberi nuansa artistik, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial — nilai yang sejak lama melekat dalam kiprah FKPPI.
Kehadiran Tokoh TNI: Simbol Keterhubungan Antar-Generasi
Acara ini turut dihadiri dua pejabat TNI: Aster AU Marsma TNI Pakito Sitorus, S.I.P., M.M. serta Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP. Kehadiran mereka memperlihatkan kedekatan emosional dan historis antara TNI–Polri dengan FKPPI, yang berdiri sebagai organisasi anak-anak prajurit dan Bhayangkara.
Dalam sambutannya, kedua perwira tersebut menekankan bahwa peran FKPPI sangat strategis dalam menjaga karakter kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda.
Ketum FKPPI: Merawat Persatuan, Menolak Intoleransi
Dalam pidatonya, Ketua Umum FKPPI menyampaikan pesan yang tegas mengenai pentingnya merawat kerukunan nasional.
"Indonesia hadir dengan keberagaman. FKPPI harus menjadi contoh dalam merawat persatuan dan menolak intoleransi,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga besar FKPPI tidak boleh berhenti menjadi pelopor nilai-nilai kebangsaan, terutama di tengah maraknya arus informasi yang kerap memecah belah masyarakat. Ia menegaskan kembali komitmen organisasi untuk memperkuat: kedisiplinan dan integritas kader bangsa, semangat patriotisme dan cinta tanah air, dukungan terhadap tugas TNI-Polri, kerukunan lintas budaya dan agama, penolakan terhadap radikalisme, intoleransi, dan disinformasi, kepedulian sosial bagi masyarakat.
Menghadirkan Damai Natal bagi Tanah Air
Perayaan Natal ini tidak hanya menjadi ruang untuk bersyukur, tetapi juga menjadi pengingat bahwa misi FKPPI sebagai perekat bangsa harus terus dijalankan. Dalam suasana yang semakin majemuk, peran keluarga besar FKPPI sebagai penjaga nilai kebangsaan dipandang semakin penting.
Damai Natal, sebagaimana diungkapkan oleh sejumlah peserta, diharapkan dapat membawa energi baru untuk menguatkan persatuan, menghadirkan keteduhan sosial, serta menjadikan keluarga sebagai pusat nilai yang menumbuhkan cinta tanah air.
Momentum Identitas Kebangsaan
Natal FKPPI 2025 menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi sebuah pilar sosial yang memiliki tanggung jawab moral terhadap keutuhan bangsa. Dengan menggabungkan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan komitmen kebangsaan, FKPPI kembali meneguhkan identitasnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan Indonesia?
Selamat Natal 2025. Damai Kristus bagi keluarga besar FKPPI, bagi seluruh prajurit dan Bhayangkara, serta bagi Indonesia yang kita cintai bersama.
Jurnalis Suwidodo





Comments
Post a Comment